GUNUNGKIDUL RAIH PENGHARGAAN KEMENDAGRI SEBAGAI DAERAH SANGAT INOVATIF

Hits: 0

Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Penelitian dan Pengembangan pada Tahun 2020  melakukan Penilaian Indeks Inovasi Daerah yang selanjutnya dijadikan sebagai acuan dalam penilaian dan pemberian penghargaan  Innovation Govermment Award (IGA)  kepada pemerintah daerah inovatif. Lomba tersebut sebagai  implementasi  Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terutama sebagaimana tertuang dalam pasal 389, bahwa pemerintah harus  meningkatkan daya saing daerah dan perbaikan pelayanan publik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 Tentang Inovasi Daerah.

Inovasi dan kreativitas daerah yang  dinilai oleh Kementerian Dalam Negeri dalam 3 bentuk yaitu:

  1. Inovasi Tata Kelola Pemerintah Daerah, Merupakan inovasi dalam pelaksanaan manajemen pemerintahan daerah yang meliputi penataan tata laksanan internal dalam pelaksanaan fungsi manajemen dan pengelolaa unsure manajemenn seperti; E- Planning, E- Budgeting dll,
  2. Inovasi Pelayanan Publik, Merupakan inovasi dalam penyediaan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi proses pemberian layanan barang/jasa public, serta inovasi jenis dan bentuk barang/jasa publik, yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti: inovasi dalam pelayanan perijinan, inovasi dalam pelayanan kesehatan, inovasi pelayanan pendidikan, dll,
  3. Inovasi Daerah lainnya sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, merupakan semua bentuk inovasi daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, seperti: inovasi dalam bidang urusan pekerjaan umum, inovasi dalam badan urusan lingkungan hidup dll.

Inovasi yang dilaporkan ke Kemendagri ini merupakan inovasi daerah yang telah dilakukan  minimal telah berjalan 2 tahun terhitung mulai  dari 2017 hingga 2019.  Dengan mengisi 14 parameter profil pemerintah daerah dan 26 indikator satuan inovasi (setiap satu inovasi harus mengisi 26 indikator dan  data dukung), serta melengkapi dengan dokumen pendukung dan video inovasinya. Inovasi yang dilaporkan ke Kemendagri ini harus mengandung pembaharuan sebagian atau seluruhnya, memberi manfaat bagi daerah/masyarakat dan tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan pada masyarakat serta merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Inisiatif usulan inovasi daerah ini dapat berasal dari: Kepala Daerah, Anggota DPRD, ASN, Perangkat Daerah dan Masyarakat.

Bappeda Kabupaten  Gunungkidul melalui Bidang Penelitian Pengembangan dan Pengendalian khususnya Subbid Penelitian dan Pengembangan yang mengampu kegiatan terkait inovasi tersebut   pada tahun 2020 ini telah berhasil mengiput  isian indeks inovasi daerah sebanyak 52 inovasi baru yang berasal dari berbagai OPD yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Berdasar Berita Radiogram dari Kemendagri  Nomor  : 005/6750/SJ tertanggal 14 Desember 2020.  Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyabet penghargaan dengan Predikat Terbaik Kabupaten  Sangat Inovatif dan berhak mendapatkan penghargaan berupa trophy dan piagam penghargaan telah diserahkan  pada hari Jum’at 18 Desember 2020 bertempat di Hotel Sultan Hari, Jln Gatot Subroto Jakarta Pusat. Kerja keras tersebut berbuah manis untuk Gunungkidul tercinta. (Jalm.)