Berita Terbaru

Logo City Branding Kabupaten Gunungkidul

City branding semata-mata bukanlah pekerjaan dari public sector, akan tetapi tugas dan kolaborasi dari semua pihak (stakeholders) yang terkait dengan kota tersebut, apakah itu pemerintah kota, pihak swasta, pengusaha, interest group, komunitas dan masyarakat. Sebuah kota, layaknya sebuah brand, harus bersifat fungsional. Fungsionalitas berarti dapat dilihat sebagai sebuah benefit.

Sebuah kota harus berfungsi sebagai tujuan untuk pencari kerja, industri, tempat tinggal, transportasi umum dan atraksi serta rekreasi. City Branding atau Brand Places merupakan strategi dari suatu tempat atau daerah untuk membuat positioning yang kuat sebagai alat promosi dan penguatan akan target market, seperti layaknya positioning sebuah produk atau jasa, sehingga tempat atau daerah tersebut dapat dikenal di seluruh dunia.

Dalam hal ini Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) tentunya tidak mau ketinggalan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat serta pembentukan suatu brand kota agar dapat dikenal secara luas di seluruh dunia. Strategi branding merupakan kebutuhan untuk perencanaan dan pengelolaan kota, agar pesan yang disampaikan oleh kota dan seluruh pemangku kepentingan selaras dan mendukung. Berikut ini adalah Logo City Branding Hasil Penjaringan seleksi dari masyarakat umum, melalui Ling berikut :

Klik Disini