BAPPEDA GUNUNGKIDUL PRAKARSAI INOVASI “GERAKAN HEMAT AIR”

Hits: 114

Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta, S.IP, M.Si. bersama jajaran ASN dan THL di lingkup instansinya memprakarsai inovasi melakukan “GERAKAN HEMAT AIR” dengan menampung air pembuangan dari AC dan air wudhu yang ditampung ke dalam ember.
Inovasi tersebut disampaikan dalam pembinaan kepada seluruh jajaran ASN dan THL di lingkup Bappeda Kabupaten Gunungkidul serta dalam apel rutin. Disamping itu juga ditulis dan ditempelkan di atas tempat wudhu mushola. Air buangan bekas untuk wudhu dan buangan AC selanjutnya digunakan untuk keperluan menyiram taman dan tanaman. Hal ini dalam rangka menghemat sumber daya air, mengingat semakin berkurangnya sumber daya alam yang murni (termasuk air) di bumi, memaksa kita untuk melestarikan alam, karena air banyak manfaatnya seperti untuk mencuci, memasak, minum, mandi dll.
Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Sasaran 6 sangat jelas yaitu Menjamin ketersediaan dan manajemen air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua. Tujuan ini mengunci komitmen dunia untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke air bersih pada tahun 2030 dan termasuk di dalamnya target pelestarian lingkungan hidup dan pengurangan polusi. Ekosistem yang rusak mempengaruhi kuantitas dan kualitas air tawar yang diperlukan untuk konsumsi manusia.

Prakarsa yang sudah dimulai sekitar Bulan Juli Tahun 2019 ini didukung ASN dan THL dimana masing-masing di dalam kesempatannya ikut berperan aktif dalam kebijakan tersebut dengan secara sukarela ikut menampung air bekas wudhu dan air AC ke dalam ember besar serta ikut merawat taman dan tanaman dengan menyiram menggunakan air tersebut pada kesempatan luangnya atau pada saat istirahat kerja.
Sri Suhartanta mengatakan ; “Gerakan inovasi ini bisa diterapkan dan dilakukan di semua instansi-instansi baik Pemerintah maupun swasta serta di rumah tangga, AYO !!! HEMAT AIR, SERTA SELAMATKAN DAN LESTARIKAN AIR DI MUKA BUMI INI”. (tm-gk)