BAPPEDA Jajaki Kerjasama dengan Fakultas Teknik UGM

Hits: 7

Dalam rangka persiapan Penyusunan Rencana Induk (Master Plan) Pengembangan Kawasan Perkantoran Siraman, Bappeda Kabupaten Gunungkidul diwakili Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bambang Riyanto, SE, MT bersama Kepala Subbidang Penataan Ruang dan Pertanahan M. Fajar Nugroho, ST melakukan pertemuan dengan Fakultas Teknik UGM pada tanggal 2 Januari 2019. Utusan Bappeda diterima oleh Ketua Departemen Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik UGM Dr. Eng. Ir. Ahmad Sarwadi, M. Eng. didampingi Sekretaris Program Studi Sarjana Arsitektur Labdo Pranowo, ST, M.Sc.

Pada pembicaraan disampaikan bahwa kondisi eksisting perkantoran di Kabupaten Gunungkidul masih tersebar di beberapa tempat yang berjauhan serta bercampur dengan aktifitas masyarakat lainnya, sehingga menyebabkan fungsi sinkronisasi, harmonisasi dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kurang efektif. Kondisi tersebut menyebabkan penyediaan sarana dan prasarana pendukung perkantoran kurang efisien, sehingga menjadi kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan yang mudah, murah dan cepat.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, penataan fisik dan manajemen pelayanan publik untuk perkuatan pemerintahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat mutlak diperlukan. Disamping itu, memindahkan perkantoran pada kawasan baru akan mendorong pertumbuhan kawasan yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Adapun lokasi kawasan perkantoran telah ditetapkan di Desa Siraman Kecamatan Wonosari memanfaatkan tanah pemerintah daerah seluas 12 HA.

Sebagai tindak lanjut penyusunan Feasibility Study (FS) yang telah dilakukan pada tahun anggaran 2018, Bappeda bermaksud menggandeng Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk menyusun master plan, dan mendapat respon positif dari FT UGM. Dalam waktu dekat, FT. UGM agar segera membentuk tim teknis yang terdiri dari beberapa tenaga ahli dan asisten ahli yang diperlukan, dengan latar belakang keilmuan sesuai kebutuhan. Sedangkan Bappeda akan menyusun draft Perjanjian Kerjasama sebagai dasar pelaksanaan kegiatan. Disepakati kerjasama akan dilakukan mulai pertengahan Januari 2019 sampai dengan April 2019 (4 bulan). (br)