Rapat Kerja Perencanaan Pembangunan Sektor Aparatur untuk RKPD DIY Tahun 2021

Hits: 0

Narasumber Raker Perencanaan Pembangunan Sektor Aparatur

Bappeda Kabupaten Gunungkidul menghadiri kegiatan Rapat Kerja Perencanaan Pembangunan Sektor Aparatur untuk RKPD Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Bappeda Daerah Istimewa Yogyakarta pada 11 Februari 2020. Rapat Kerja ini bertujuan untuk mengidentifikasi potret penyelenggaraan pelayanan publik dan respon masyarakat yang tercatat di Lembaga Ombudsman DIY dan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY. Diharapkan dengan pelaksanaan Rapat Kerja ini, dapat menemukan strategi, arah kebijakan, kebutuhan koordinasi-sinkronisasi lintas OPD pengampu sektor aparatur dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik di DIY. Lanjutkan membaca “Rapat Kerja Perencanaan Pembangunan Sektor Aparatur untuk RKPD DIY Tahun 2021”

Penanggulangan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Gunungkidul

Hits: 0

Peserta Rakor Penanggulangan Stunting Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020
Peserta Rakor Penanggulangan Stunting Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020

Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam penanggulangan stunting, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen dalam pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi dengan berbagai program/kegiatan. Secara umum permasalahan stunting pada usia dini terutama pada periode 1000HPK berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia. Lanjutkan membaca “Penanggulangan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Gunungkidul”

Workshop Membangun Keluarga Tangguh: Dari Riset Menjadi Kebijakan

Hits: 0

Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) memaparkan tentang SDM Unggul
Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) memaparkan tentang SDM Unggul

Bappeda Kabupaten Gunungkidul menghadiri kegiatan Workshop Membangun Keluarga Tangguh: Dari Riset Menjadi Kebijakan di Auditorium G-100 Fakultas UGM yang diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Pendudukan DIY pada 9-10 Januari 2020. Worskhop ini bertujuan untuk memasyarakatkan pembangunan ketahanan keluarga sesuai amanat Undang Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Perda DIY Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembangunan Ketahanan Keluarga. Ketahanan Keluarga sendiri mengandung makna kondisi keluarga yang memiliki keuletan, ketangguhan dan mengandung kemampuan fisik materiil serta psikis mental spiritual guna hidup mandiri, mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin. Workshop ini dihadiri narasumber pakar Psikologi UGM, BKKBN Pusat serta Prof Silvya Asay dari University of Nabraska Amerika Serikat yang sudah puluhan tahun mengadakan penelitian mengenai masalah ketahanan keluarga di puluhan negara. Lanjutkan membaca “Workshop Membangun Keluarga Tangguh: Dari Riset Menjadi Kebijakan”

EVALUASI PELAKSANAAN GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)

Hits: 0

Sesuai Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Bupati  wajib melakukan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan Germas di kabupaten. Pemantauan dan evaluasi dilaksanakan untuk:  memastikan pelaksanaan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan; mengidentifikasi dan mengantisipasi permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan Germas; dan merumuskan langkah tindak lanjut yang diperlukan untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan Germas. Lanjutkan membaca “EVALUASI PELAKSANAAN GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)”

Seminar Nasional Pendidikan Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Pengelolaan PAUD dan DIKMAS Tahun 2019

Hits: 0

Pemarapan dari Dirjen PAUD dan Dikmas
Pemarapan dari Dirjen PAUD dan Dikmas

Bappeda mengikuti Seminar Nasional Pendidikan Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Pengelolaan PAUD dan DIKMAS Tahun 2019 dengan tema “Peran Pendidikan Masyarakat dalam Megakselerasi Produktivitas Bangsa di Era Ekonomi Digital” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat pada Minggu-Rabu, 1-4 Desember 2019 di Sahid Raya Hotel and Convention – Yogyakarta. Seminar ini dihadiri oleh  Dirjen PAUD dan Dikmas, Direktorat Pembinaan PAUD, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Direktorat Pendidikan Keluarga, serta 600 peserta nasional dari unsur pembuat kebijakan Pusat dan Daerah (BP-PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan, Bappeda, dan SKB), akademisi, praktisi, dan peneliti. Seminar nasional ini bertujuan untuk meningkatkan peran pendidikan masyarakat dalam menghadapi perubahan di era ekonomi digital dan melakukan evaluasi kegiatan terhadap pelaksanaan program dan hasil yang telah dicapai secara nasional maupun di tingkat daerah. Melalui evaluasi tersebut diharapkan dapat dilaksanakan koordinasi dalam indentifikasi permasalahan berikut perumusan solusi dan langkah-langkah perbaikan pelaksanaan program PAUD dan DIKMAS di masa yang akan datang. Lanjutkan membaca “Seminar Nasional Pendidikan Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Pengelolaan PAUD dan DIKMAS Tahun 2019”

Penguatan Kegiatan Prioritas Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Daerah

Hits: 0

Panel penyampaian materi GERMAS

Bappeda berpatisipasi dalam Pertemuan Nasional Penguatan Germas di Harris Hotel & Conventions festival CityLink-Bandung pada tanggal 25-28 November 2019, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat – Kemenkes RI yang dihadiri oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dirjen Pelayanan Kesehatan, Dirjen Kefarmasian dan alat Kesehatan, Dirjen Kesehatan Masyarakat, Direktur Kesehatan Lingkungan, Direktur Kesehatan Keluarga, Gizi masyarakat, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Ketua Umum IAKMI, Ketua Umum PPPKMI, Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, dan Bappeda Kabupaten/Kota. Tujuan diadakan pertemuan ini adalah untuk memastikan program Germas sampai kepada masyarakat dan memberikan output yang diharapkan yaitu perubahan perilaku sehat di masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu intervensi Promosi Kesehatan melalui GERMAS di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan disemua tatanan dengan menggunakan metode yang tepat, dengan strategi pendekatan advokasi, aksi masyarakat, menciptakan lingkungan yang mendukung, dan melakukan reorientasi terhadap layanan kesehatan. Setiap intervensi yang akan dilakukan di masing-masing tatanan harus melalui analisa situasi yang tepat, menggunakan pendekatan yang dibutuhkan oleh sasarannya dengan perencanaan partisipatif. Lanjutkan membaca “Penguatan Kegiatan Prioritas Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Daerah”