Kunjungan Kerja Dirjen BANGDA Kementerian Dalam Negeri RI dan Ford Foundation di Kabupaten Gunungkidul

Hits: 0

Monitoring oleh Dirjen BANGDA Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia didampingi Ford Foundation hari ini  Rabu ( 02/10/2019 ) bertempat di Ruang Rapat V Setda Kabupaten Gunungkidul, diterima langsung oleh wakil Bupati Gunungkidul DR. Drs. IMMAWAN WAHYUDI, MH beserta TIM Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah ( TKPKD ) Kabupaten Gunungkidul dan Combine Resource Institution ( CRI ). Lanjutkan membaca “Kunjungan Kerja Dirjen BANGDA Kementerian Dalam Negeri RI dan Ford Foundation di Kabupaten Gunungkidul”

Antusiasme Para Jurnalis SIDA SAMEKTA Dibuktikan Dengan Penuhnya Ruangan

Hits: 0

Pelatihan Jurnalisme dalam SIDA SAMEKTA Kamis  (19/09/2019) memasuki hari ke-4,yakni hari terakhir dalam jadwal yang telah direncanakan. Dalam  pelatihan ini sebanyak 36 desa dari 4 kecamatan yang ada di Gunungkidul yang hadir. Adapun daftar kecamatan yang hadir yakni kecamatan Purwosari, Saptosari, Playen dan Patuk.

Acara pelatihan dipimpin  oleh Kepala Bidang Perencanaan, Wahyu Ardi Nugroho,S.STP., MA. Dalam sambutannya, sebagai dasar pemberian informasi yang baik haruslah perlu diadakan pelatihan jurnalisme bagi pemerintah desa di Kabupaten Gunungkidul seperti saat ini. Karena jika dalam memberikan informasi tidak layak untuk dibaca, nantinya akan menimbulkan persepsi yang kurang baik. Beliau juga mencontohkan adanya artikel yang pernah diupload di web desa yang mampu menarik perhatian dari warga desa yang berada di rantau. Sehingga warga desa yang merantau pun juga bisa berpartisipasi setelah membaca artikel tersebut.

Pelatihan ini juga menggandeng bidang lain selain bidang Perencanaan di BAPPEDA Kabupaten Gunungkidul yakni dari bidang Pemerintah, Sosial dan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Karena dalam SIDA SAMEKTA ini kedua bidang tersebutlah yang mengampu.

Seperti halnya pelatihan hari sebelumnya, untuk hari ini narasumber juga berasal dari Dinas yang sama dengan hari pertama, yakni  Supriyanto dari Dinas Komunikasi dan Informatika ( KOMINFO ) Kabupaten  Gunungkidul.

Kesempatan yang baik pula untuk pelatihan hari terakhir dalam jadwal ini,direktur Combine Resource Institution ( CRI ) Imung Yuniardi masih dan juga manager Combine Resource Institution ( CRI ) Elanto Wijoyono bisa menjadi narasumber.

Pesan menggelitik diungkap supaya para jurnalis menjadi lebih termotivikasi, “ Tahun depan siap-siap ikutan kompetisi jurnalistik lho ya, biar saya bisa mengajak jurnalis dari Gunungkidul liburan sambil belajar membuat video di Bali, tapi syaratnya harus menang”, Tambah Imung.

Berbagai doorprise pun telah disediakan untuk memotivasi dan mengapresiasi para jurnalisme di SIDA SAMEKTA supaya lebih aktif lagi dalam membuat artikel dalam web masing-masing. Ada kategori peserta ter aktif, favorit dan juga yang memiliki nilai terbaik versi para narasumber. (/yl)

RKPD Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020

Hits: 0

Proses perencanaan pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dilaksanakan berdasar pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Secara teknis proses perencanaan dan penyusunan dokumen rencana pembangunan diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Selain itu penyusunan RKPD Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020 juga mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2019 tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020. Lanjutkan membaca “RKPD Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020”

Pelatihan Jurnalisme Dalam SIDA SAMEKTA Hari Ke 3

Hits: 0

Pelatihan Jurnalisme warga hari ke 3 di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan Rabu (18/09/2019) dimulai pukul 09.30 WIB dan dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Ir. Sri Agus Wahyono,M.Si .
Untuk peserta pada pelatihan hari ke 3 ini sebanyak 36 Desa dari 5 Kecamatan yakni Kecamatan Tanjungsari, Tepus, Karangmojo, Ponjong dan Panggang. Namun ada tiga desa yang tidak menghadiri acara pelatihan jurnalisme hari ini.
Dalam kesempatan kali ini, Direktur Combine Resource Institution (CRI) Imung Yuniardi bisa hadir langsung menjadi Narasumber pelatihan, tak hanya dari CRI, dan Supriyanto dari Dinas Kominfo juga masih menjadi narasumber.


Banyak hal yang disampaikan dalam sesi ke 3 materi dari CRI demi menjaga kepatuhan pemberian informasi dengan undang-undang. CRI dapat menghidupkan susasana pelatihan dengan banyak hal-hal menarik di sampaikan.
Tak lupa untuk memberikan apresiasi bagi para peserta, Ferika Puji Harini sebagai sub bidang data menyuguhkan beberapa doorprise serta hadiah untuk lomba penulisan artikel dengan tema data serta sesuai kriteria penulisan sebanyak 300 kata.
Adapun peserta yang berhasil membuat artikel terbaik adalah desa Bendungan, terbaik kedua Desa Bedoyo dan terbaik ketiga desa Sidorejo. Menariknya dalam penentuan hasil artikel yang mendapatkan peringkat terbaik kedua ini adalah desa yang belum pernah membuat artikel namun mampu untuk membuatnya saat pelatihan ini.
Hal ini diberikan supaya peserta termotivasi untuk selalu memberikan informasi terhadap masyarakat mengenai berbagai hal yang perlu disampaikan sehingga orang yang membaca dapat menerima informasi dengan baik dan benar. (/yl)

Pelatihan Jurnalisme Dalam SIDA SAMEKTA Hari Ke 2

Hits: 0

Memasuki hari ke-2 , Pelatihan Jurnalisme Warga Selasa (17/09/2019) di Ruang Rapat Bappeda Kab. Gunungkidul, tamu yang diundang semua hadir. Pelatihan hari ini mengundang 34 Desa dari 4 Kecamatan di Kabupaten Gunungkidul. Keempat Kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Wonosari, Rongkop, Semanu dan Paliyan.
Seperti halnya pelatihan hari sebelumnya, untuk hari ini narasumber juga berasal dari Dinas yang sama dengan hari pertama, yakni Supriyanto dari Dinas Komunikasi dan Informatika ( KOMINFO ) Kab. Gunungkidul dan Valentina Sri Wijiyanti serta rombongan dari CRI.
Acara pelatihan dipimpin oleh Kepala Bidang Perencanaan, Wahyu Ardi Nugroho,S.STP., MA. Dalam sambutannya, sebagai dasar pemberian informasi yang baik haruslah perlu diadakan pelatihan jurnalisme bagi pemerintah desa di Kabupaten Gunungkidul seperti saat ini. Karena jika dalam memberikan informasi tidak layak untuk dibaca public nantinya akan menimbulkan persepsi yang kurang baik.
Adapun sesi yang telah dijadwalkan dalam pelatihan ini meliputi pengetahuan mengenai jurnalistik, tata cara mengelola web, cara penulisan berita yang benar serta kompetisi kecil. Dalam kompetisi yang di perlombakan yakni penulisan berita desa yang menarik, dan memuat data yang ada di desa.
Dari kompetisi pembuatan berita ini berita terbaik dihasilkan oleh desa Melikan, Kedua Grogol dan yang ketiga adalah Desa Wareng. Selain itu, doorprize juga didapatkan oleh desa yang mau berproses untuk pertama kali membuat artikel. (/yl)

Pelatihan Jurnalisme Dalam SIDA SAMEKTA

Hits: 61

Dalam rangka meningkatkan kualitas informasi yang diberikan Pemerintah Desa kepada masyarakat, maka perlu dilaksanakan “Pelatihan Jurnalisme dalam SIDA SAMEKTA” bagi aparat di pemerintah desa. Adapun pelaksanaan pelatihan tersebut merujuk pada Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 32 Tahun 2018 tentang Sistem Informasi Desa Sarana Mewujudkan Desa Aktif dan Sejahtera dan Sistem Informasi Kabupaten Guna Mewujudkan Masyarakat Gunungkidul Sejahtera, bahwa salah satu manfaat dari SIDA SAMEKTA meningkatkan pengelolaan data dan informasi desa.
Pelatihan yang akan dilakukan selama empat hari dimulai hari ini, Senin – Kamis (16/09/2019 – 19/09/2019) yang bertempat di Ruang Rapat II Bappeda Kab. Gunungkidul.


Senin ( 16/09/2019 ) ini merupakan hari pertama pelatihan. Acara dibuka dan dipimpin oleh Ir. Sri Agus Wahyono,M.Si selaku Sekretaris Bappeda kab. Gunungkidul. Adapun narasumber yang hadir dalam pelatihan yakni Supriyanto dari Dinas Komunikasi dan Informatika ( KOMINFO ) Kab. Gunungkidul dan  Valentina Sri Wijiyanti serta rombongan dari CRI.
Peserta dalam pelatihan hari pertama ini berasal dari 5 kecamatan antara lain Kecamatan Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin,dan Girisubo yang dimana pada setiap desa harus mengirimkan 2 orang dari unsur operator desa dan kasi/kaur yang bertanggungjawab tentang informasi desa.
Dari sesi ke sesi yang di jadwalkan sangat menarik bagi peserta, perlombaan kecilpun juga di munculkan dalam pelatihan ini. Di akhir sesi peserta diminta untuk praktek menulis berita di web. Dari penilaian narasumber berita yang dibuat dari Desa Kampung Kecamatan Ngawen mendapatkan nilai terbanyak yang selanjutnya perolehan nilai terbanyak kedua dari Desa Watugajah dan terbanyak ketiga dari Desa Karangsari. Sebagai apresiasi untuk mengelolaan berita desa juga diberikan kepada Desa Hargomulyo yang telah memulai untuk membuat berita desa untuk pertama kali di Tahun 2019. (/fe)