BAPPEDA GUNUNGKIDUL

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2005 – 2025

Sebagai dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 20 (dua puluh) tahun, RPJPD mengacu RPJPD Provinsi dan memperhatikan RPJP Nasional. Dalam rangka pengintegrasian perencanaan pembangunan daerah dalam sistem pembangunan nasional, Pemerintah Kabupaten wajib menyusun dokumen rencana pembangunan jangka panjang. Kegiatan penyusunan dokumen perencanaan sebagaimana dimaksud merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional, dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 sudah ditetapkan dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 selanjutnya RPJP dimaksud menjadi acuan dalam penyusunan RPJPD Provinsi dan Kabupaten yang memuat visi, misi dan arah pembangunan jangka panjang daerah. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2005-2025 berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2009, maka untuk menjamin sinkronisasi kebijakan perencanaan pembangunan, pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005-2025. Kabupaten Gunungkidul sebagai bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 15 tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta harus mempunyai Dokumen RPJPD sebagaimana Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menyusun RPJPD Tahun 2005 – 2025 yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan periode 20 (dua puluh) tahun, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyelenggarakan Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jangka Panjang secara partisipatif, dengan melibatkan seluruh unsur pemangku kepentingan (stakeholders) pembangunan setempat.

Pembangunan yang telah dilaksanakan selama 5 (lima) tahun atau kurun waktu 2001-2005 telah menghasilkan kemajuan dalam kehidupan masyarakat dan telah meletakkan landasan yang kuat bagi Kabupaten Gunungkidul untuk melanjutkan pembangunan pada tahun yang akan datang. Pembangunan pada tahun mendatang akan menghadapi banyak perubahan dan kendala, akibat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengaruh globalisasi yang melanda dunia yang mengakibatkan kegiatan pembangunan daerah akan semakin terkait dengan perkembangan internasional.

Sasaran pembangunan daerah masih belum tercapai. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi yang masih bergerak lambat dan lebih didominasi oleh sektor primer. Oleh karena itu perlu terus diupayakan akselerasi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan serta pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan upaya untuk mengurangi ketertinggalan daerah. Dalam kurun waktu 20 (dua puluh) tahun mendatang, sangat penting dan mendesak untuk melakukan penataan kembali berbagai langkah, baik di bidang pengelolaan sumberdaya alam, sumber daya manusia maupun kelembagaannya sehingga Kabupaten Gunungkidul dapat mengejar ketertinggalan. (BAPPEDA-GK)