Kunjungan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Brebes

Hits: 15

Foto kunjungan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan kabupaten brebes
Kunjungan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan Kabupaten Brebes ke Bappeda Kabupaten Gunungkidul

Wonosari, 16 September 2019.

Dengan tujuan berbagi pengalaman perihal pengelolaan data dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, jajaran Pemkab Brebes Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Jumat, 13 September 2019.  Rombongan Tim Kerja Kebijakan Strategis Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kab. Brebes tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Brebes Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Masfuri, MM., didampingi Kepala Bagian Penanggulangan Kemiskinan Setda; unsur Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan; Dinas Sosial; dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, yang seluruhnya berjumlah 12 orang. Rombongan diterima di RR II oleh Sekretaris Bappeda, Ir. Sri Agus Wahyono, M.Si.,  beserta perwakilan seluruh bidang Bappeda; Kabag Adm. Kesejahteraan Rakyat Setda; wakil DP3AKBPM&D; Dinas Kominfo; dan Dinas Sosial, serta wakil dari CRI (Combine Research Institute).

Dalam sambutannya Sekretaris Bappeda Kab. Gunungkidul menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan data dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan. “Kemiskinan merupakan permasalahan multidimensial dan kompleks yang menjadi prioritas pemerintah di semua daerah untuk ditanggulangi, tentu dengan berbagi pengalaman dapat diambil manfaat untuk perbaikan program, termasuk dalam hal pengelolaan data. Semoga kunjungan kerja memberikan manfaat bagi kedua belah pihak”.

Sementara pimpinan rombongan, Drs. Masfuri, MM., menyampaikan terima kasih atas penerimaan jajaran Pemkab Gunungkidul dan menyampaikan maksud tujuan kunjungan adalah untuk belajar tentang pengelolaan data penanggulangan kemiskinan, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan Sistem Informasi Desa yang telah dilakukan  di Kabupaten Gunungkidul.  “Kami sangat tertarik dengan pengembangan SID yang dilakukan Pemkab Gunungkidul  dalam usaha membangun basis data untuk program penanggulangan kemiskinan, terutama untuk mengurangi salah sasaran dalam program penanggulangan kemiskinan”.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang pengembangan SIDA SAMEKTA dan SIKAB GUMREGAH di Kabupaten Gunungkidul oleh Kasubbid Kesehatan, Sosial, dan Ketenagakerjaan Sity Hidayati, bersama Kasubbid Pengelolaan Data Pembangunan Ferika Pujiharini. Yang berisikan latar belakang pengembangan SIDA SAMEKTA, kerja sama dengan CRI, upaya penerapan di tingkat desa dengan segala problematikanya, usaha untuk mengintegrasikan dengan sistem operasi dari Kementerian Sosial, yaitu SIKS-NG, dan PIS-PK dari Kementerian Kesehatan, berbagai program/kegiatan yang telah memanfaatkan data SIDA SAMEKTA melalui SIKAB GUMREGAH, dan penganggaran untuk mendukung SIDA SAMEKTA ini.

Dalam diskusi yang berkembang, wakil dari CRI Yogyakarta, Elanto Wijoyono,  menyatakan bahwa diperlukan persiapan dan waktu yang memadai untuk dapat mereplikasi SIDA SAMEKTA, meskipun  secara prinsip SID merupakan aplikasi terbuka yang dapat dikembangkan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Brebes, dan dapat diberi nama identitas lokal.

Setelah diskusi berakhir, acara dilanjutkan dengan serah terima kenang-kenangan dan ramah tamah. (hhp)