LANGKAH MAJU RENCANA PEMBANGUNAN SPORT CENTER WONOSARI GUNUNGKIDUL

Hits: 0

Pembangunan merupakan suatu rangkaian kegiatan pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan, yang dalam pelaksanaannya seringkali menimbulkan dampak pada penurunan kualitas dan dayadukung lingkungan. Kenyataan ini bertentangan dengan tujuan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Dalam konsep pembangunan berwawasan lingkungan setiap kegiatan pembangunan diharapkan dapat meningkatkan dampak positif dan sekaligus menekan kemungkinan timbulnya dampak negatif terhadap komponen lingkungan yang ada. Dengan demikian langkah-langkah pembangunan berwawasan lingkungan dapat diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kelestarian lingkungan secara berkesinambungan dan simultan.

Pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah telah menyelesaikan kajian Masterplan Sport Center yang berlokasi di Desa Wonosari dengan luas perencanaan pembangunan lebih kurang 56,4 hektar. Dalam Roadmap Masterplan Pembangunan Sport Center, pada tahun 2020 perlu dilakukan kajian lingkungan untuk melengkapi dokumen perencanaan pembangunannya.

Analisisi Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 5 tahun 2012 adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Kegiatan adalah segala bentuk aktivitas yang dapat menimbulkan perubahan terhadap rona lingkungan hidup serta menyebabkan dampak terhadap lingkungan hidup. Sedangkan yang dimaksud dampak penting adalah perubahan lingkungan hidup yang sangat mendasar yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan.

Undang-Undang No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa rencana usaha dan atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan wajib dilengkapi dengan Dokumen Amdal. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan  RI Nomor 38/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2019 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Memiliki AMDAL, pada lampiran 1 peraturan tersebut ada 14 (empat belas) sektor kegiatan dengan ukuran tertentu yang wajib dilengkapi dengan dokumen Amdal. Salah satu detil kegiatannya adalah  pembangunan bangunan gedung dengan luas lahan lebih besar atau sama dengan 5 hektar, atau bangunan lebih besar atau sama dengan 10.000 meter persegi.  Rencana Pembangunan Sport Center Di Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul memiliki luas area perencanaan pembangunan 56,4 hektar.  Berdasarkan hal tersebut maka penyusunan dokumen Amdal bagi Pembangunan Sport Center Wonosari menjadi hal yang wajib dilaksanakan.

Pada tanggal 7 Februari 2020 Bidang Fisik dan Prasarana melaksanakan diskusi untuk pencermatan draft Term Of Reference Studi Kajian Lingkungan Pembangunan Sport Center yang dibuka oleh Kepala Bidang Bambang Riyanto, SE, MT. yang dalam arahannya  menekankan pentingnya sinergi dan harmonisasi lintas sektor agar mimpi Kabupaten Gunungkidul tersebut dapat terwujud. Salah satu yang harus diprioritaskan bersamaan dengan penyusunan dokumen Amdal adalah terkait status kepemilikan lahan, khususnya Tanah Kas Desa perlu segera dilaksanakan proses perijinannya.

Sedangkan Nurudin Araniri, S.Pt, ME selaku PPTK pada kegiatan ini mengatakan bahwa Dokumen Lingkungan ini adalah langkah maju rencana pembangunan sport center. Merujuk pada aturan yang ada, dimungkinkan dokumen yang akan disusun berupa Analisisi Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten dalam merealisasikan Sport Center salah satunya adalah dengan mengalokasikan anggaran untuk kegiatan penyusunan dokumen lingkungan dengan nilai anggaran kurang lebih 500 juta rupiah.

Batas tapak proyek yang akan diambil dalam rencana Penyusunan Dokumen Lingkungan pembangunan Sport Center Kabupaten Gunungkidul meliputi batas tapak proyek, batas ekologis, batas administrasi dan batas sosial. Batas kegiatan proyek adalah seluas areal pencadangan untuk proyek pembangunan Sport Center Kabupaten Gunungkidul serta kegiatan yang terkait di sekitarnya.

Lokasi rencana sport centre Wonosari berada di koordinat garis lintang: 7°57’15.89″S dan garis bujur: 110°36’29.01″T. Sport Center Wonosari merupakan pengembangan dari Stadion Handayani yang berlokasi di Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Secara geografis lokasi Sport Centrer Wonosari merupakan bagian dari identitas Kota Wonosari yang terhubung antara Alun-alun Wonosari, Pasar dan Kantor Bupati Gunungkidul. (/NA)