Monev Kegiatan Pembangunan : Perpaduan Budidaya Lele dan Budidaya Sayuran

Hits: 77

Wonosari (14/8) Sebagai bagian dari tugas dan fungsi Bappeda dalam melakukan pengendalian pembangunan, Bappeda menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan pembangunan pada periode triwulan ketiga tahun anggaran 2019. Kegiatan pembangunan yang dievaluasi kali ini adalah pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Bidang Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga : Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Amdal Kawasan Perkantoran Siraman

Pada Tahun 2019 ini Kabupaten Gunungkidul mendapatkan pagu alokasi DAK untuk Bidang Kelautan dan Perikanan sebesar 1,15 milyar rupiah. Pagu alokasi tersebut digunakan untuk pengadaan calon induk unggul beserta pakannya, pengadaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan dan pengadaan paket budidaya ikan nila/udang serta budidaya lele. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini bekerja sama dengan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Gunungkidul, dilaksanakan secara bertahap ke semua bidang kegiatan DAK.

Dalam kegiatan tersebut tim monev meninjau budidaya lele di Kelompok Guyup Rukun Mina Raharja, Kepek, Wonosari. Kelompok ini merupakan salah satu contoh usaha budidaya yang dikelola dengan prinsip wirausaha, karena selain lele dan sayur juga akan merambah bisnis kuliner ikan. Diharapkan kegiatan ini akan mendatangkan hasil yang lebih besar, di samping juga menjaga terjaminnya pemasaran produk budidayanya.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, drh. Krisna Berlian, lebih dari 90 persen produksi perikanan budidaya disumbang oleh komoditas lele, karena dianggap paling sesuai dengan karakteristik Kabupaten Gunungkidul yang terbatas sumber airnya. Selain itu menurut beliau, budidaya lele yang dipadukan dengan sayuran ini menghasilkan tingkat keuntungan 30-40 persen. Semua ini dapat tercapai kalau budidaya lele dilakukan dengan intensif, efisien, dan menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Budidaya lele ini jika dikembangkan tentu saja selain sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat juga sebagai upaya peningkatan penghasilan masyarakat yang tentunya akan dapat menggerus tingkat kemiskinan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul.

Selain di Kelompok Guyup Rukun Mina Raharja, Kepek, Wonosari juga terdapat tiga kelompok lain yang menjadi kelompok binaan Dinas Kelautan dan Perikanan yaitu Kelompok Mina Lestari, Ngeblak, Katongan, Nglipar; Kelompok Mina Usaha Bandung Playen; serta Kelompok Sumber Agung, Sodo, Paliyan. (frans)