BAPPEDA – UNIVERSITAS TIDAR GELAR WEBINAR KERJA SAMA PENELITIAN

Hits: 0

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gunungkidul  bersama Universitas Tidar Magelang  menggelar Webinar Nasional mengusung tema “Pembangunan ruang inklusif bagi difabel menuju masyarakat yang tangguh, produktif dan berdaya saing”. Acara ini digelar sebagai tindak lanjut kerja sama penelitian yang dilakukan oleh dua lembaga tersebut. Peserta webinar berasal dari beberapa Instansi meliputi : Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Perguruan Tinggi DIY, Jateng, LIPI, mahasiswa, Organisasi Difabel, dan masyarakat umum. Lanjutkan membaca “BAPPEDA – UNIVERSITAS TIDAR GELAR WEBINAR KERJA SAMA PENELITIAN”

BAPPEDA BERSAMA LEMBAGA PENELITI GARAP PENELITIAN

Hits: 0

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2020 ini melaksanakan kegiatan penelitian melalui progam penelitian dan pengembangan.  Melalui Subbidang Penelitian dan Pengembangan,  dilaksanakan kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi maupun lembaga peneliti baik yang ada di DIY maupun Jawa Tengah. Kerjasama ini terutama ditujukan bagi perguruan tinggi maupun lembaga peneliti yang telah melakukan MOU dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Lanjutkan membaca “BAPPEDA BERSAMA LEMBAGA PENELITI GARAP PENELITIAN”

STASIUN PAKAN TERNAK DI KAB. GUNUNGKIDUL

Hits: 0

Kabupaten Gunungkidul pada saat ini sedang memasuki musim hujan pertama (MHI) dimana masyarakatnya sedang giat bekerja diladang menanam padi dan palawija seperti  kacang tanah, kedelai dan jagung sehingga banyak petani beraktivitas di lahannya masing-masing untuk melakukan budidaya tanaman pangan. Selain berbudidaya tanaman pangan petani Gunungkidul juga terbiasa memelihara ternak. Dalam memelihara ternak tidak akan terlepas dengan pakan baik berupa hijauan maupun konsentrat. Pada musim penghujan peternak tidak akan kesulitan mendapatkan pakan hijauan karena tersedia disekitar dan cukup berlimpah, namun apabila musim kemarau tiba para peternak baru merasakan kesulitan untuk mendapatkan pakan. Pakan harus sampai beli/ mendatangkan dari luar daerah Gunungkidul. Hal ini disebabkan karena peternak belum terbiasa mengolah pakan awetan saat persediaan hijauan maupun limbah hasil pertanian tersedia melimpah seperti jerami padi, tebon, rending, klobot dan tongkol jagung, titen kedelai dll.

Lanjutkan membaca “STASIUN PAKAN TERNAK DI KAB. GUNUNGKIDUL”

BAPPEDA Mengikuti Kegiatan Pelatihan Saemaul Undong Tahun 2020 di Indonesia

Hits: 0

Saemaul Globalization Foundation (SGF) melalui Yayasan Saemaul Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI) menyelenggarakan Pelatihan Saemaul Undong Tahun 2020 bertempat di Prime Plaza Hotel Yogyakarta pada 16-20 November 2020. Dihadiri oleh peserta dari Provinsi DIY; Biro BIna Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal, BAPPEDA, BPKA, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan dari Wilayah Gunungkidul; BPTBA LIPI; BAPPEDA; DP3AKBPMD; Dinas Pertanian dan Pangan; DInas Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Tujuan diselenggarakan pelatihan saemaul ini adalah; (1) peningkatan pengetahuan tentang tumbuhnya kemandirian masyarakat desa, dan peningkatan pendapatan serta pemberdayaan masyarakat melalui Gerakan Saemaul Undong; dan (2) terwujudnya pengentasan kemiskinan melalui pembentukan dan penyebarluasan semangat Saemaul Undong di Indonesia.

Pelatihan Saemaul Undong Tahun 2020

Lanjutkan membaca “BAPPEDA Mengikuti Kegiatan Pelatihan Saemaul Undong Tahun 2020 di Indonesia”

EVALUASI CAPAIAN HASIL EVALUASI RKPD TRIWULAN III

Hits: 0

Gunungkidul – Di ruang rapat Litbangdal Bappeda Kabupaten Gunungkidul, dilaksanakan Desk  Evaluasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perangkat Daerah dan RPJM sampai dengan Triwulan III Tahun 2020.

Desk dipimpin oleh Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Evaluasi, Murdiyana, S.E dan dihadiri oleh Kasubag perencanaan dan keuangan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh kapanewon di lingkup Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara evaluasi .

Untuk realisasi capaian kinerja Perangkat Daerah menurut program prioritas sampai dengan triwulan III (tiga)  pada tahun 2020 dihitung dengan menggunakan rumus indicator kinerja program masing-masing perangkat daerah sehingga diharapkan capaian kinerja dan keuangan sampai dengan triwulan III ini dapat menjadi tolak ukur untuk pelaksanaan kegiatan sampai dengan akhir tahun agar dapat dilaksanakan sesuai target yang telah ditetapkan, berikut kami laporkan hasil capaian Kinerja dan Keuangan masing-masing perangkat daerah sampai denga Triwulan III Tahun 2020.

Tingkat Capaian Kinerja dan Keuangan Perangkat Daerah

NO

OPD PAGU ANGGARAN CAPAIAN ANGGARAN

PERSENTASE CAPAIAN

K

RP

1 DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA 107.185.708.760 74.684.043.415 32,17 69,68
2 DINAS KESEHATAN 214.349.194.866 100.306.031.225 84,99 46,80
3 RUMAH SAKIT UMUM DAERAH 67.745.744.000 49.849.839.680 104,33 73,58
4 DINAS PEKERJAAN UMUM, PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN 23.362.598.649 8.282.624.337 57,51 35,45
5 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA 3.588.670.408 1.796.449.936 66,92 50,06
6 DINAS SOSIAL 2.047.320.277 1.317.976.130 56,39 64,38
7 DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI 1.313.380.450 890.173.643 40,96 67,78
8 DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA 7.158.312.075 5.538.436.807 78,17 77,37
9 DINAS PERTANAHAN DAN TATA RUANG 10.850.963.578 7.518.219.099 55,6 69,29
10 DINAS LINGKUNGAN HIDUP 6.168.968.184 3.503.148.539 54,14 56,79
11 DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL 4.494.128.089 2.633.250.445 142,09 58,59
12 DINAS PERHUBUNGAN 14.403.179.950 11.146.109.230 53,83 77,39
13 DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 16.078.473.925 9.882.882.813 75,54 61,47
14 DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH 1.219.145.000 830.229.273 55,82 68,10
15 DINAS PENANAMAN MODAL DAN  PELAYANAN TERPADU 927.731.150 539.258.436 35,25 58,13
16 DINAS KEBUDAYAAN 82.070.465.750 58.139.271.161 47,01 70,84
17 DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN 1.441.850.876 679.121.739 69,03 47,10
18 DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN 1.761.958.280 1.354.428.002 47,74 76,87
19 DINAS PARIWISATA 5.461.393.750 2.369.103.165 54,26 43,38
20 DINAS PERTANIAN DAN PANGAN 6.849.677.862 5.314.437.458 57,74 77,59
21 DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN 6.069.729.400 4.430.536.786 42,59 72,99
22 INSPEKTORAT DAERAH 3.477.404.220 2.189.865.074 57,35 62,97
23 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 1.701.690.200 1.318.356.987 73,62 77,47
24 BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH 11.619.402.700 7.874.715.609 36,58 67,77
25 BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH 2.655.028.300 1.802.366.934 99,89 67,89
26 BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH 47.796.886.950 38.447.245.955 70,79 80,44
27 SEKRETARIAT DAERAH 8.990.412.326 5.322.467.938 59,51 59,20
28 SEKRETARIAT DPRD 16.874.627.000 10.171.096.212 33,24 60,27
29 BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK 1.909.361.900 849.998.066 67,54 44,52
30 KECAMATAN WONOSARI 357.681.000 251.000.888 58,5 70,17
31 KECAMATAN PALIYAN 317.955.500 228.403.063 60,52 71,83
32 KECAMATAN PANGGANG 621.199.500 238.501.808 45,66 38,39
33 KECAMATAN TEPUS 380.823.300 306.179.259 48,86 80,40
34 KECAMATAN RONGKOP 363.489.500 226.775.248 51,01 62,39
35 KECAMATAN SEMANU 332.112.200 230.970.388 52,79 69,55
36 KECAMATAN PONJONG 545.794.593 406.180.437 63,59 74,42
37 KECAMATAN KARANGMOJO 378.550.000 251.478.435 61,32 66,43
38 KECAMATAN PLAYEN 606.374.200 439.378.530 62,93 72,46
39 KECAMATAN NGLIPAR 323.927.800 260.472.660 59,48 80,41
40 KECAMATAN NGAWEN 623.412.000 383.396.061 72,54 61,50
41 KECAMATAN SEMIN 390.113.500 309.334.702 71,46 79,29
42 KECAMATAN PATUK 319.085.000 220.852.869 66,43 69,21
43 KECAMATAN SAPTOSARI 302.244.000 234.135.050 51,09 77,47
44 KECAMATAN GEDANGSARI 446.945.800 369.862.450 74,46 82,75
45 KECAMATAN GIRISUBO 458.177.500 274.112.477 68,07 59,83
46 KECAMATAN TANJUNGSARI 338.234.200 246.760.144 52,56 72,96
47 KECAMATAN PURWOSARI 334.733.500 198.706.401 63,86 59,36
TOTAL 687.014.261.968 424.058.184.964 61,61 65,81

 

 

MONITORING MINAPADI DI KAPANEWON PONJONG

Hits: 0

Bappeda Kabupaten Gunungkidul pada hari Kamis, 19 November 2020 lalu, mengunjungi salah satu kelompok minapadi di Kapanewon Ponjong yang merupakan penerima anggaran DAK Cadangan Tahun 2020. Terdapat 2 (dua) kelompok yaitu “Pokdakan Mina Manunggal” dan “Pokdakan Doyo Mino”. Bappeda mengunjungi Kelompok Minapadi “Pokdakan Mina Manunggal” yang beralamat di Susukan II, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong. Pokdakan Mina Manunggal merupakan salah satu penerima kegiatan mina padi yang sumber anggarannya berasal dari DAK Cadangan tahun 2020 pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan minapadi yang dikembangkan bisa bermanfaat, untuk perekonomian masyarakat setempat. Pemilihan Kapanewon Ponjong bukan tanpa alasan karena di lokasi tersebut memenuhi kriteria dalam pengembangan, di mana membutuhkan lahan persawahan yang memiliki banyak air. Keberadaan pertanian dengan sistem minapadi akan memberikan banyak manfaat. Salah satunya, untuk mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi petani untuk bisa lebih sejahtera lagi.

Pada kegiatan minapadi secara penuh diberikan bantuan mulai dari bibit hingga kebutuhan selama masa pemeliharaan. Model ini sangat bagus karena di satu lahan bisa digunakan untuk dua kegiatan yakni pertanian dan perikanan,

  • ARK

SIDA SAMEKTA Dalam Adopsi Sistem Informasi Desa

Hits: 0

BAPPEDA – Rabu (18/11/2020) Mahasiswa Program Ilmu Doktor Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia melakukan penelitian di Kapanewon Playen tepatnya di Kalurahan Ngunut dan Kalurahan Getas.

Adapun penelitian yang dilakukan oleh Mahasiswa Program Ilmu Doktor Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia ini berupa pengambilan data primer, dengan instrumen kueisioner dan wawancara kepada Pemilik aplikasi SID yaitu Combine Resource Institution (CRI), Beberapa perangkat daerah yang mengelola SIDA SAMEKTA (Bappeda, DP3AKBPMD, Diskominfo) dan aparatur kalurahan tersebut.

SIDA SAMEKTA yang diambil sebagai sampel dari peenrlitian karena SIDA SAMEKTA sudah berkembang di Gunungkidul di 144 kalurahan sejak tahun 2015 hingga sekarnag. Dalam penelitian tersebut dari pihak Bappeda Gunungkidul Bidang Perencanaan juga turut mendampingi ke lapangan.

Hal ini dilakukan sehubungan dengan adanya tugas dalam mata kuliah ” E-Commerce Lanjut” dimana topik pnelitian tersebut adalah melihat tentang Hambatan, Keuntungan, dan Faktor Penentu Kesuksesan dari Adopsi Sistem Informasi Desa dalam hal ini terutama di Kalurahan Getas dan Ngunut. (/subbid pengelolaan data pembangunan).

 

MONITORING KELOMPOK UPPKS MAKMUR DI DUSUN KETONGGO, KAPANEWON SEMIN

Hits: 0

Rabu tanggal 18 November 2020 Bappeda Kabupaten Gunungkidul melakukan kegiatan monitoring kelompok UPPKS Makmur di Dusun Ketonggo, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin. Kegiatan monitoring merupakan tindak lanjut koordinasi Bappeda Gunungkidul dengan Bappeda DIY untuk memverifikasi apakah kelompok tersebut layak mendapatkan pendampingan dari pemerintah DIY.
Berdirinya kelompok UPPKS Makmur pada tahun 2017 yang beranggotakan sepuluh orang, berawal dari adanya KKN UNY di Dusun Ketonggo dan ibu-ibu dusun mendapatkan pelatihan pembuatan kerajinan dari kain perca membuat bros. Hasil dari kerajinan yang dibuat kebanyakan masih untuk digunakan sendiri oleh anggota kelompok dan dijual kepada teman, tetangga atau kerabat yang masih berada di sekitar Dusun Ketonggo, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin.


Selain membuat kerajinan dari kain perca, kelompok UPPKS Makmur juga membuat kerajinan dari limbah plastik terutama limbah plastik kopi kemasan, kelompok UPPKS Makmur belajar secara otodidak dari salah satu anggota yang mempunyai skill membuat kerajinan dari limbah plastik. Kerajinan limbah plastik ini sangat bermanfaat, memanfaatkan barang bekas dan mengurangi sampah. Kegiatan ini dilakukan sehubungan dengan upaya peningkatan kompetensi dan produksi industri kreatif oleh Kelompok UPPKS Makmur yang bergerak pada bidang usaha pembuatan kerajinan dari limbah plastik dan kain perca.

Pengembangan industri kreatif kelompok UPPKS Makmur dihadapkan pada beberapa kendala, diantaranya keterbatasan pengetahuan untuk variasi dan inovasi produk, keterbatasan peralatan produksi dan kreasi, jangkauan pemasaran yang masih sangat terbatas serta ketergantungan bahan baku yang diperoleh disekitar Kalurahan Sumberejo. Bahan baku yang didapat mengandalkan kemasan bekas kopi dan kain perca yang didapatkan secara cuma-cuma dari warung-warung penjual kopi dipasar dan penjahit. Berdasarkan hal tersebut UPPKS Makmur mengharapkan adanya bantuan pendampingan dari Pemerintah DIY sehingga dengan adanya pelatihan dan bantuan alat nantinya diharapkan hasil dari kerajinan yang dibuat banyak diminati konsumen dan jangkauan pasar semakin luas.
Pemerintah DIY dan Pemkab Gunungkidul saling bersinergi untuk dapat mengembangkan industri kreatif sebagai salah satu sektor yang dapat dikembangkan dalam pemulihan ekonomi akibat dampak covid 19.

-SK

ALOKASI DANA KEISTIMEWAAN DIY TAHUN 2021 DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Hits: 0

Alokasi Dana Keistimewaan DIY Tahun 2021 di Kabupaten Gunungkidul telah ditetapkan seiring dengan pelaksanaan Penandatangan Berita Acara Program Kegiatan Keistimewaan DIY Tahun 2021 antara Pemerintah DIY dan Pemerintah Kabupaten/Kota se DIY yang dilaksanakan pada hari Jumat, 6 November 2020 di Kompleks Kepatihan DIY. Kesepakatan ditandatangani oleh Paniradyo Pati Kaistimewan, Kepala BPKA DIY, Kepala Bappeda Kabupaten/Kota, serta Perangkat Daerah Pengampu Bidang Urusan Keistimewaan di Kabupaten/Kota se-DIY. Pengampu Urusan Keistimewan DIY dimaksud adalah Dinas Pertanahan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana) untuk Bidang urusan Tata Ruang dan Pertanahan, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) untuk bidang urusan Kebudayaan, dan Bagian Organosasi untuk Bidang Urusan Kelembagaan. Lanjutkan membaca “ALOKASI DANA KEISTIMEWAAN DIY TAHUN 2021 DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL”

Penyerahan Sertifikat Apresiasi dari CRI kepada Pemda Gunungkidul

Hits: 0

BAPPEDA GUNUNGKIDUL – Rabu (11/11/2020) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan Pertemuan dengan Combine Resource Institution (CRI) sebagai pemegang lisensi resmi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya dan Sistem Informasi Kabupaten (SIKAB). Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka  penyerahan Dokumen Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Combine Resource Institution.  Penyerahan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul yang dalam hal ini diwakili oleh Plt. Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gunungkidul diterima langsung oleh Direktur Lanjutkan membaca “Penyerahan Sertifikat Apresiasi dari CRI kepada Pemda Gunungkidul”