Workshop Perencanaan Usaha Pembenihan Ikan di Kabupaten Gunungkidul

Gunungkidul – Dalam rangka mendorong berkembangnya usaha pembenihan ikan sebagai salah satu upaya untuk mencapai target produksi perikanan budidaya di Kabupaten Gunungkidul, dilaksanakan Workshop Perencanaan Usaha Pembenihan Ikan. Workshop menghadirkan narasumber Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul dan Kepala UPT BBI Mina Kencana Ponjong. Peserta Workshop adalah kelompok Usaha Pembenihan Rakyat (UPR) dan perwakilan OPD terkait.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gunungkidul tahun 2016-2021 telah menetapkan bahwa target produksi perikanan budidaya terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2021 diharapkan produksi perikanan budidaya mencapai 13.090 ton, meningkat dari produksi sebanyak 9.611 ton pada tahun 2016. Salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan peningkatan produksi perikanan budidaya adalah tersedianya induk dan benih unggul, serta penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul telah berupaya menyediakan benih unggul berkualitas hasil produksi UPTD Balai Benih Ikan (BBI) yang terletak di Ponjong. Selain itu, penerapan CPIB juga disosialisasikan kepada kelompok Usaha Pembenihan Rakyat (UPR) dan penerapan CBIB kepada kelompok pembudidaya ikan (pokdakan). Namun ternyata upaya tersebut belum cukup mengangkat tingkat produksi perikanan budidaya. Produksi perikanan budidaya telah cukup meningkat setiap tahunnya, namun masih di bawah target yang ditetapkan. Selain itu, tren menurunnya produksi benih dari BBI dan UPR tentu juga berpengaruh terhadap tidak tercapainya target produksi perikanan budidaya.

Untuk mencapai target produksi perikanan budidaya, dibutuhkan benih ikan ± 94 juta ekor/tahun. Dari jumlah tersebut baru bisa dipenuhi oleh BBI dan UPR lokal sebanyak ± 16 juta ekor/tahun dan sisanya berasal dari luar Gunungkidul. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh UPR terkait dengan masih minimnya produksi benih ikan diantaranya adalah keterbatasan modal yang dimiliki (beberapa UPR tumbuh dan berkembang dari dana Bantuan Pemerintah), serta keterbatasan air di musim kemarau.

Perencanaan usaha pembenihan ikan perlu dilaksanakan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mendukung keberhasilan usaha pembenihan ikan, seperti ketersediaan dan kualitas air, ketersediaan induk unggul, ketersediaan pakan, dan lain sebagainya. Selain itu, prospek pasar juga perlu dipertimbangkan untuk melihat jenis/spesies/komoditas benih ikan yang akan dikembangkan. Materi workshop dapat diunduh di : http://bit.ly/workshop01082018

Sidang Paripurna Pertama Dewan Riset Daerah Kabupaten Gunungkidul 25 Juli 2018

Gunungkidul – Bertempat di Ruang Rapat Barat Lantai II Bappeda Kabupaten Gunungkdiul diselenggarakan “Sidang Paripurna Dewan Riset Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018” pada hari Rabu (25/07). Hadir dalam acara tersebut adalah Ketua Dewan Riset Nasional, Anggota Dewan Riset Daerah Kabupaten Gunungkidul, Wakil Bupati Gunungkidul, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BPTBA LIPI Yogyakarta, pejabat struktural maupun staf perwakilan dari OPD di Kabupaten Gunungkidul, Pokdarwis dan beberapa LSM serta UKM di Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta S.IP., M.Si sekaligus Wakil Ketua Dewan Riset Daerah  mengucapkan terimakasih kepada Dewan Riset Nasional dan seluruh perserta Sidang Paripurna DRD tahun 2018, tema pada Sidang tanggal 25 Juli 2018 ini adalah “Pembangunan Pariwisata Lintas Sektor Sebagai Salah Satu Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul”.

Dalam kesempatan ini Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul Saptoyo, S.Sos, M.Si menyampaikan sambutan Bupati Gunungkidul yaitu ucapan selamat datang kepada Ketua Dewan Riset Nasional dan ucapan terimakasih kepada Dewan Riset Daerah Kabupaten Gunungkidul atas sumbangsih pemikiran tentang pengelolaan pariwisata, perijinan, Pendapatan Asli Daerah, penanggulangan kemiskinan, perumusan riset daerah dan percepatan pencapaian pembangunan daerah. Ibu Bupati berharap Organisasi Perangkat Daerah melakukan kerjasama dengan Dewan Riset Daerah dalam menyelesaikan masalah pembangunan Kabupaten Gunungkidul.

Narasumber pertama pada Sidang Paripurna Dewan Riset Daerah yaitu Ketua Dewan Riset Nasional Dr. Ir. Bambang Setiadi, MS, beliau menyampaikan materi tentang Perkembangan Dewan Riset Daerah dan Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Inovasi. Dalam hal ini disampaikan Harmonisasi UU 18/2002 dengan pemikiran tentang UU Inovasi adalah salah satu cara terbaik meningkatkan peran iptek dalam menggerakkan kemakmuran dan kesejahteraan bangsa. Untuk memperkuat kehadiran Negara dalam proses pembangunan berbasis Iptek perlu dibentuk Dewan Riset dan Inovasi Nasional dan Dewan Riset & Inovasi di Daerah.

Narasumber ke dua oleh salah satu anggota DRD Kabupaten Gunungkidul Drs Hendrie Adji Kusworo, M.Sc., Ph.D, menyampaikan materi tentang Penanggulangan kemiskinan melalui pariwisata yang mencakup perspektif kewiralembagaan pariwisata, kemiskinan dan Entrepreneurship.

Materi ketiga disampaikan Wakil Bupati Gunungkidul Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H tentang Penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul. Materi berisi tentang penyusunan SPKD yang merupakan strategi penanggulangan kemiskinan daerah, peningkatan validitas data kemiskinan, integrasi program penanggulangan kemiskinan di penguatan kelembagaan penanggulangan kemiskinan.

Narasumber keempat dari Kepala Dinas Pariwisata Ir. Asti Wijayanti, M.H. beliau memaparkan tentang Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Gunungkidul yang terdiri dari potensi wisata, permasalahan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas dan fungsi layanan, arah kebijakan pariwisata dan dampak pariwisata terhadap kemiskinan.

Pengumuman Hasil Seleksi Penerima Anugerah Iptek Lomba Krenovamaskat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018

Setelah melalui Proses Seleksi oleh Tim Juri maka ditetapkan Penerima Anugerah Iptek (Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018 melalui Surat Keputusan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 037/KPTS/2018. Hasil seleksi dapat di download di link berikut :

 Hasil Seleksi Penerima Anugerah Iptek Lomba Krenovamaskat 2018

Pengumuman Perpanjangan Batas Waktu Penyampaian Dokumen Krenovamaskat Tahun 2018

Menindaklanjuti hasil sosialisasi Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat Tahun 2018 serta  untuk memberi keleluasaan bagi segenap lapisan masyarakat, sekolah, dan instansi untuk menggali lebih dalam potensi yang dimiliki agar bisa mengikuti lomba, maka kami umumkan bahwa batas waktu penyampaian dokumen usulan peserta yang semula berakhir tanggal 29 maret 2018 DIPERPANJANG sampai 13 April 2018
Download : PENGUMUMAN PERPANJANGAN BATAS WAKTU KRENOVAMASKAT 2018
Download Panduan Krenovamaskat Tahun 2018 di PANDUAN SELEKSI PENERIMA ANUGERAH IPTEK 2018 REVISI