BESOK, LAUNCHING KEBUN BUAH NGLANGGERAN OLEH GUBERNUR DIY Oleh: Bambang Riyanto, SE, MT.

Wonosari, 18/02/2013. Setelah dibangun sejak tanggal 9 Oktober 2012, akhirnya Embung Nglanggeran sebagai salah satu bagian dari Kebun Buah Nglanggeran, selesai dikerjakan. Menurut rencana, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan melakukan Launching Kebun Buah Nglanggeran besok, Selasa 19 Februari 2013 pukul 10.00 WIB.
Kebun Buah Nglanggeran seluas 20 HA ini dikembangkan dengan model Sentra Pemberdayaan Tani (SPT) berbasis masyarakat, sehingga mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dilakukan sendiri oleh masyarakat melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Kumpul Makaryo” Desa Nglanggeran. Pemerintah dalam hal ini hanya sebagai fasilitator dan melakukan pendampingan teknis di lapangan. Dengan model ini terbukti dapat meningkatkan partisipasi masyarakat secara signifikan. Masyarakat dapat merencanakan dan mengembangkan potensi lokal wilayahnya dan dapat mencari solusi terhadap permasalahan yang mereka hadapi dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi di wilayah mereka. Adapun tanah yang digunakan adalah tanah Sultan Ground (SG) dan sebagian tanah milik warga masyarakat. Komoditas yang ditanam adalah buah-buahan unggul yaitu Durian (2.700 batang) dan Kelengkeng (400 batang). Lanjutkan membaca “BESOK, LAUNCHING KEBUN BUAH NGLANGGERAN OLEH GUBERNUR DIY Oleh: Bambang Riyanto, SE, MT.”

Undang Undang (UU) nomor 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY

Status istimewa yang melekat pada DIY merupakan bagian integral dalam sejarah pendirian negara-bangsa Indonesia. Pilihan dan keputusan Sultan Hamengku Buwono IX dan Adipati Paku Alam VIII untuk menjadi bagian dari Republik Indonesia, serta kontribusinya untuk melindungi simbol negara-bangsa pada masa awal kemerdekaan telah tercatat dalam sejarah Indonesia. Hal tersebut merupakan refleksi filosofis Kasultanan, Kadipaten, dan masyarakat Yogyakarta secara keseluruhan yang mengagungkan ke-bhinneka-an dalam ke-tunggal-ika-an sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Masyarakat Yogyakarta yang homogen pada awal kemerdekaan meleburkan diri ke dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, baik etnik, agama maupun adat istiadat. Pilihan itu membawa masyarakat Yogyakarta menjadi bagian kecil dari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Keistimewaan DIY harus mampu membangun keharmonisan dan kohesivitas sosial yang berperikeadilan. Lanjutkan membaca “Undang Undang (UU) nomor 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY”

PANDUAN PELAKSANAAN MUSRENBANG TAHUN 2013

Mekanisme musrenbang  dipergunakan sebagai wahana untuk mempertemukan dan mensinergikan beberapa pendekatan perencanaan, yaitu  pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, atas-bawah (top down) dan bawah-atas (bottom up). Namun secara lebih spesifik musrenbang kecamatan menjadi wahana untuk memaduserasikan perencanaan dari atas (top down planning) dengan perencanaan dari bawah (masyarakat) / bottom up planning.  Perencanaan dari atas ialah perencanaan yang berasal dari pendekatan politis dan teknokratis. Sedangkan perencanaan dari bawah berasal dari musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes).
berikut file panduan lengkap MUSRENBANG Kabupaten Gunungkidul Tahun 2013
Klik Disini
 

MUSRENBANG KECAMATAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2013

Dalam kerangka penyelenggaraan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten wajib menyusun rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) untuk masa 20 tahunan, rencana jangka menengah daerah (RPJMD) untuk masa 5 tahunan, dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) untuk perencanaan satu tahunan. Untuk menyusun RKPD Tahun 2014, daerah wajib menyelenggarakan forum Musrenbang secara berjenjang dari mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten sampai tingkat provinsi. Berdasarkan Pasal 20, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Musrenbang RKPD kabupaten/kota dimulai dari Musrenbang desa, musrenbang kecamatan, forum SKPD/Gabungan SKPD dan musrenbang kabupaten. Salah satu tahapan yang sangat penting dan strategis dalam penyusunan RKPD yaitu Musrenbang Kecamatan sebagai forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah. Lanjutkan membaca “MUSRENBANG KECAMATAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2013”