Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Terus Berupaya Pemenuhan Cakupan Kebutuhan Air Minum

Hits: 46

Pembahasan kesiapan pelaksanaan kegiatan Pembangunan SPAM IKK dan SPAM Regional di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020

Dalam upaya pemenuhan target kinerja perangkat daerah di bidang pelayanan air minum yang layak sebesar 100 % pada tahun 2021, Bappeda Kabupaten Gunungkidul selalu mendorong perangkat daerah untuk terus menggali sumber-sumber pendanaan baik melalui APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN dan sumber-sumber lain yang sah, seperti Dana Keistimewaan, Coporate Social Responsibility (CSR), Kerjasama Pemerintah dan Badan Uaha (KPBU), dll. Target kinerja di bidang pelayanan air minum yang layak sebesar 100% tersebut selaras dengan Program Nasional 100-0-100. Program 100-0-100 merupakan program ketersediaan 100 persen air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan100 persen fasilitas sanitasi serta drainase di seluruh wilayah Indonesia.

Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari Selasa s/d Rabu, tanggal 8 s/d 9 Januari 2019 bertempat di Ruang Rapat Satker PSPAM DIY telah dilaksanakan pembahasan (desk) kesiapan pelaksanaan kegiatan Pembangunan SPAM IKK dan SPAM Regional di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020. Pembahasan dipimpin langsung oleh Kepala Satker PSPAM DIY Arief Wahyu Sa,bani, ST dan PPK Perencanaan dan Pengendalian (RANDAL) Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Pungky Setyo Wibowo, ST.

Dalam pertemuan tersebut dibahas 4 (empat) usulan Kabupaten Gunungkidul yaitu:

  1. Pembangunan SPAM IKK Baron Kecamatan Tanjungsari kapasitas 100 l/detik, sumber air baku sungai bawah tanah, calon pemanfaat 6.000 jiwa, nilai usulan 40 M;
  2. Pembangunan SPAM IKK Candirejo Kecamatan Semin kapasitas 50 l/detik, sumber air baku dengan pengeboran, calon pemanfaat 1.000 jiwa, nilai usulan 20 M;
  3. Pembangunan SPAM IKK Giricahyo Purwosari kapasitas 100 l/detik, sumber air baku sungai bawah tanah, calon pemanfaat 6.000 jiwa, nilai usulan 60 M; dan
  4. Pembangunan SPAM Regional Banyusoca Kecamatan Playen kapasitas 100 l/detik, yang akan melayani pelanggan lintas kabupaten/kota yaitu Gunungkidul, Bantul dan Kabupaten Sleman, nilai usulan 64 M.

Fokus dari pembahasan tersebut adalah kesiapan (rediness criteria) daerah untuk pelaksanaan kegiatan tersebut apabila usulan diakomodir untuk kegiatan Satker PSPAM DIY Tahun 2020. Kesiapan daerah yang menjadi pertimbangan dalam pembahasan tersebut diantaranya adalah dokumen perencanaan teknis (Detail Engineering Design/DED), ketersediaan tanah yang clean and clear sebagai lokasi SPAM, serta jumlah layanan (daftar tunggu) pelayanan PDAM Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul.

Hadir dalam pembahasan tersebut Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kabupaten Gunungkidul Bambang Riyanto, SE, MT. dan Jadi Markuat, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul Isnawan Fibriyanto, SE, MM. dan Bagian Perencanaan Teknik Michael Gusna, ST. Sedangkan dari DPUPRKP Kabupaten Gunungkidul diwakili Kepala Seksi Permukiman dan Penyehatan Lingkungan Yuliana Dwi Arsanti, ST. (br)