Penanggulangan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Gunungkidul

Hits: 0

Peserta Rakor Penanggulangan Stunting Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020
Peserta Rakor Penanggulangan Stunting Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020

Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam penanggulangan stunting, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen dalam pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi dengan berbagai program/kegiatan. Secara umum permasalahan stunting pada usia dini terutama pada periode 1000HPK berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia.

Dalam jangka pendek, stunting menyebabkan gagal tumbuh, hambatan perkembangan kognitif dan motorik, dan tidak optimalnya ukuran fisik tubuh serta gangguan metabolisme. Dalam jangka panjang, stunting menyebabkan menurunnya kapasitas intelaktual. Penyebab masalah stunting pada umumnya meliputi asupan gizi dan status kesehatan yang terkait dengan ketahanan pangan, lingkungan sosial, lingkungan kesehatan, dan lingkungan permukiman. Oleh karena itu, stunting memerlukan intervensi terpadu dari berbagai sektor baik pada intervensi gizi spesifik maupun gizi sensitif. Pada Tahun 2020 ini, Pemkab Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten yang ditunjuk pemerintah menjadi lokasi fokus intervensi dan strategi perluasan penurunan stunting.

Untuk lebih memantapkan upaya intervensi penurunan stunting terintegrasi, Bupati Gunungkidul menetapkan Tim Koordinasi Penanggulangan Stunting Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020 dengan Keputusan Bupati Gunungkidul Nomor 18/KPTS/TIM/2020. Tim tersebut terdiri dari perangkat daerah dan instansi terkait pelaksanaan intervensi stunting terintegrasi. Pada Hari Kamis, 6 Februari 2020 di Bappeda Tim melaksanakan rakor untuk melaksanakan analisis situasi dan penentuan 10 (sepuluh) desa lokasi prioritas penanggulangan stunting. Selain itu, tim juga membahas rencana agenda kegiatan tim dalam mengkawal pelaksanaan 8 aksi integrasi intervensi penurunan stunting di Kabupaten Gunungkidul. (ATW)