PENGEMBANGAN SPORT CENTER DI WONOSARI

Hits: 0

Dalam rangka pengembangan kawasan olah raga di Wonosari sekaligus sebagai persiapan tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) pada 2023, pada hari Rabu Tanggal 30 Oktober 2019 bertempat di ruang rapat 1 Bappeda Kabupaten Gungnkidul dilaksanakan Rapat Pembahasan Laporan Antara Masterplan Pengembangan Kawasan Olahraga (Sport Center) di Wonosari. Rapat dipimpin langsung Kabid Fisik dan Prasarana Bambang Riyanto, SE, MT. dan dihadiri oleh Sekretaris Bappeda mewakili Kepala Bappeda, Dinas PUPRKP, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Bagian Administrasi Pemerintah Umum Setda, Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Dinas Dikpora, Kecamatan Wonosari, Pemerintah Desa Wonosari, Ketua KONI serta Pernyedia Jasa Konsultansi CV. Artha Gemilang Engineering Semarang.

Bahwa Penyusunan Masterplan Pengembangan Kawasan Olahraga (Sport Center) Wonosari dimaksudkan untuk menjadi kerangka perencanaan strategis dan komprehensif sebagai pedoman perencanaan dalam rancang bangun kawasan dan pedoman pengembangan serta pengendalian pembangunan di kawasan olahraga (sport center) agar tercipta lingkungan yang asri, nyaman, dan kondusif demi peningkatan kualitas olahraga dan peningkatan minat masyarakat dalam berolahraga. Lahan seluas sekitar 40 hektare dibutuhkan dalam membangun sport center dan direncanakan berada di timur Stadion Handayani sampai pada kawasan Tawarsari Wonosari.

Selanjutnya meski sudah ada gambaran mengenai letaknya, namun pengadaan tanah baru akan diproses usai Masterplan ini selesai dilaksakanan. Penyusunan DED akan dilakukan pada tahun 2020 dan diharapkan tahun 2021 beberapa venue di sport center akan dibangun secara bertahap sesuai skala prioritas menyesuaikan kebutuhan atlet.

Saat ini kondisi di Gunungkidul pada beberapa cabang olah raga, para atlet masih kesulitan tempat untuk berlatih sehingga para atlet berprestasi dan pemula dari Gunungkidul belum terfasilitasi secara maksimal. Tempat latihan pun terkadang masih menumpang dan bahkan memanfaatkan fasilitas seadanya, bahkan ada yang rela berlatih di luar daerah.

Dengan tersusunnya Master Plan ini, semoga mimpi besar masyarakat olahraga di Kabupaten Gunungkidul segera terwujud. (/PTR)