PENGUSULAN DESA PAMSIMAS 2021

Hits: 0

Koordinasi PAMSIMAS

100 0 100 adalah target capaian layanan kepada masyarakat untuk mewujudkan akses 100 % air minum layak, 0 % kekumuhan, dan 100 % sanitasi layak di tahun 2032. Menurut data capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sampai dengan tahun 2019 akses layanan air minum layak mencapai 85,79 %, akses layanan sanitasi layak mencapai 65,18 %, sedangkan capaian penanganan Kawasan kumuh sebesar 18,6 hektar dari total luasan kumuh sebesar 165,84 hektar atau wilayah Kawasan kumuh masih ada 81,84%.

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, atau dikenal dengan sebutan PAMSIMAS, merupakan program pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Program PAMSIMAS I (2008-2012), PAMSIMAS II (2013-2015),dan Pamsimas III (2016 – sekarang). Kabupaten Gunungkidul masuk dalam Program Pamsimas III mulai tahun 2017 dengan menyasar 15 desa, 2018 menyasar 15 desa, begitupula tahun 2019 juga menyasar 15 desa. Pada tahun 2020 menyasar pada 10 desa, dan pada saat ini sampai pada tahap pembangunan. Adanya pandemic Covid 19 banyak memangkas anggaran, tetapi untuk program pamsimas diputuskan terus berlanjut pelaksanaannya.

Tahun 2021 pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih diberi kesempatan untuk mengusulkan  desa Pamsimas sebanyak 10 desa. Penjaringan desa pamsimas telah dilakukan oleh Tim Panitia Kemitraan bersama dengan Tim Fasilitator Pamsimas Kabupaten Gunungkidul mulai dari sosialisasi Kabupaten dilanjutkan sosialisasi Desa dan pengajuan proposal kepada tim Pakem.   “Kita berharap kesempatan ini bisa ditangkap oleh masyarakat melalui pemerintah desa untuk mengajukan usulan Pamsimas 2021” demikian dikatakan Nurudin Araniri selaku sekretaris Tim Panitia Kemitraan Kabupaten Gunungkidul. Lebih lanjut dikatakan bahwa tim pakem telah menerima 14 proposal dan telah dilakukan verifikasi dan evaluasi pada minggu pertama Bulan September 2020.

Suasana Koordinasi PAMSIMAS

Identifikasi masyarakat (IMAS) merupakan tahap lanjutan untuk penajaman kesiapan lokasi desa pengusul terkait  sarana prasarana, sumber daya, kesiapan pendanaan dan dukungan masyarakat. Imas dilakukan terhadap 10 desa calon sasaran yaitu Desa Bejiharjo, Desa Giripurwo, Desa Nglanggeran, Desa Nglegi, Desa Bulurejo, Desa Sumberejo, Desa Sambirejo, Desa Beji Ngawen, Desa Pundungsari, Desa Pilangrejo. Dari 10 desa tersebut ada 1 desa yaitu Pundungsari yang menyatakan diri tidak melanjutkan pengusulan pamsimas 2021 karena masyarakat kurang siap.

Pengusulan Pamsimas 2021 masih terus dilakukan persiapan dengan target pada Minggu pertama Bulan Oktober telah bisa diajukan desa definitif calon lokasi Pamsimas 2021 kepada Bupati Gunungkidul. Selanjutnya surat usulan dari Bupati akan diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. “Kita akan terus mengupayakan agar akses air minum layak di Kabupaten Gunungkidul segera tercapai 100%. Air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat, setiap peluang pembiayaan baik dari pemerintah, CSR maupun pihak lain akan selalu kami usulkan sebagai upaya pencapaian akses.,” Kata Nurudin Araniri yang juga menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Pekerjaan Umum dan Lingkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gunungkidul.

(N/A, LHPU)