PT. BRI, Tbk. Siap Membantu Pelaksanaan Pembangunan di Gunungkidul Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

Hits: 19

Dipimpin langsung Kepala Bappeda, Sri Suhartanta, SIP., M.Si., pada hari Jumat, 22 Maret 2019, diselenggarakan Rapat Koordinasi dalam rangka Penyusunan Proposal program/kegiatan Tanggung Jawab Sosial kepada PT. BRI, Tbk. bertempat di Ruang Rapat I Bappeda Kabupaten Gunungkidul. Rapat koordinasi menghadirkan Pemimpin Cabang BRI Wonosari, Bowo Pratito, wakil dari perangkat daerah Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Bagian Adm. Perekonomian dan SDA Setda, Bagian Adm. Pemerintahan Umum Setda, dan wakil bidang- bidang di Bappeda.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Bappeda menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pihak PT. BRI, Tbk. yang selama ini juga telah membantu berbagai program dan kegiatan Pemkab Gunungkidul melalui beberapa kegiatan CSR. “Pemkab Gunungkidul berterima kasih dan sangat mengapresiasi kepedulian BRI kepada masyarakat Gunungkidul yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan CSR, diantaranya dengan bantuan yang diberikan kepada BUMDes Bejiharjo Kecamatan Karangmojo dalam pengembangan kawasan obyek wisata Gua Pindul. Tentu bantuan BRI harus kita kelola dengan sungguh-sungguh dan dimanfaatkan secara optimal, terutama sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan yang selama ini menjadi prioritas pemerintah.”

Sementara Pemimpin Cabang PT. BRI Tbk, Wonosari, Bowo Pratito, menyampaikan bahwa disamping sebagai pelaksanaan ketentuan perundang-undangan, program CSR juga merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada berbagai program pemerintah dan kebutuhan yang berkembang di berbagai lapisan masyarakat. “Pertemuan hari ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan sinergi antara PT. BRI Tbk., dengan jajaran Pemda Gunungkidul, dan kami mempunyai komitmen untuk terus berperan serta dalam pembangunan di wilayah Gunungkidul melalui kegiatan CSR secara berkelanjutan”. Dimungkinkan bahwa proposal kegiatan bersifat multi years dan mencakup bukan hanya tahapan produksi, tapi juga hingga pengemasan dan pemasaran.

Dalam diskusi yang berkembang disepakati bahwa proposal akan mencakup beberapa kegiatan, antara lain pelatihan pembuatan garam dan pembenihan lobster air tawar dengan fasilitasi Dinas Kelautan dan Perikanan, sedang Dinas Pertanian dan Pangan akan memfasilitasi pengembangan komoditas kopi dan coklat di beberapa wilayah potensial. Diharapkan proposal dapat ditindaklanjuti dengan kesepakatan tertulis antara Bupati Gunungkidul dan perangkat daerah terkait dengan pihak PT. BRI, Tbk., pada saatnya nanti.