RAKOR PERBAIKAN BASIS DATA TERPADU 2018

Hits: 23

Basis Data Terpadu (BDT) yang merupakan basis data tentang Jumlah penduduk dengan pendapatan terendah di Kabupaten Gunungkidul. Hasil data BDT dariVerval Tahun 2018 masih terdapat beberapa data yang bermasalah. Menindak lanjuti hal tersebut, pada Kamis, 21 Maret 2018 bertempat di Ruang Rapat II Bappeda Kabupaten Gunungkidul diselenggaraan Rapat Koordinasi Perbaikan Data Penduduk Basis Data Terpadu melalui Aplikasi SIDA SAMEKTA yang dihadiri oleh para pendamping SIDA dan Kasi Kesos se-Kabupaten Gunungkidul yang pelaksanaannya dilaksanakan pada sesi yang berbeda. Hal ini dilaksanakan agar koordinasi dari level desa hingga level kabupaten dapat bersinergi untuk mendapatkan data BDT yang valid dan lengkap.

Masing-masing pihak diharapkan agar bisa lebih fokus pada ketugasanya, diantaranya 1) TKPD Kabupaten yang bertugas memonitor dan memverifikasi perbaikan data tingkat kabupaten; 2) Kesos Kecamatan bertugas mengkoordinasikan proses perbaikan data di tingkat kecamatan dan melakukan monitor perbaikan data kecamatan; 3) Pendamping SIDA yang bertugas mendampingi operator desa dalam entri perbaikan data penduduk BDT yang ketugasannya sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Gunungkidul Nomor 57/KPTS/TIM/2019 tanggal 14 Februari 2019 tentang Pembentukan Tim PendampinganAplikasi Sistem Informasi Desa di tingkat Kecamatan Tahun 2019; dan 4) Desa sebagai pelaksana perbaikan data BDT.

Rakor Kasi Kesos Se Kabupaten Gunungkidul
Pelatihan Perbaikan Data Pendamping SIDA

Data sementara yang masukdalam Aplikasi SIDA SAMEKTA total 416.778 jiwa sebanyak 308.227 jiwa dinyatakan lengkap, sedangkan yang perlu dilakukan perbaikan adalah 1) ART belum entri; 2) belum lengkap; 3) NIK tidak valid; dan 4) No. KK tidak valid. Total data yang harus diperbaiki adalah 108.501 jiwa. Untuk entri perbaikan data yang masuk di Aplikasi SIDA SAMEKTA dilaksanakan paling lambar 31 Maret 2019. (Nf, Ve)