Rapat Koordinasi Pengembangan Sistem Informasi Profil Daerah

Hits: 2

Teknologi Informasi erat kaitannya dengan perencanaan pembangunan daerah. Perencanaan pembangunan daerah sangat memerlukan data yang konsisten dan signifikan. Data yang dibutuhkan harus up to date serta dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu cara untuk menyediakan data yang up to date, signifikan dan dapat dipertanggungjawabkan adalah dengan memanfaatkan Teknologi Informasi, diantaranya melalui web yang berbasis online sehingga dapat diakses kapan saja dan dimana saja, asal tersedia jaringan internet.

Untuk menyediakan sistem informasi data yang handal, dibutuhkan dukungan yang kuat dari penyedia data, anggaran dan komitmen yang kuat dari masing-masing personel yang terlibat di dalamnya, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) 2011 Rabu 25 Mei 2011 di Bappeda Provinsi DIY.  Dalam rapat koordinasi tersebut disampaikan paparan dari narasumber pusat Bagus Agung Herbowo, ST, MT dan narasumber daerah Drs. Umar Priyono M.Pd dari Bappeda Provinsi DIY dan Markus Tri Munarja SIP, MSi. dari Bappeda Kabupaten Gunungkidul.

Dalam diskusi yang dipandu Sekretaris Bappeda Provinsi DIY, Ir. Sangidu Umar, MT, banyak diutarakan kendala-kendala pelaksanaan SIPD dan harapan –harapan yang muncul dengan keberlangsungan SIPD sebagai penyedia data untuk pusat dan daerah. SIPD yang dibangun sejak 8 tahun yang lalu hingga sekarang tingkat keterisian datanya mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap pentingnya data yang berkualitas terus meningkat.

Filosofi SIPD adalah data mentah tetapi bisa digunakan. Apabila data saling melengkapi maka perencanaan akan semakin bagus. Item data SIPD menyesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah, sehingga item data tersebut bisa ditambah atau dikurangi tergatung kebutuhan daerah. Perlu juga difasilitasi untuk data yang bersifat periodik agar data yang masuk ke dalam SIPD dapat merepresentasikan kondisi di daerah.

Dengan integrasi data SIPD melalui Teknologi Informasi, diharapkan data SIPD semakin mudah untuk dikembangkan, diakses, dan mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan bagi pemerintah pusat dan daerah.  (PDTI-Bappeda Prov. DIY)