RENCANA AKSI NASIONAL GEOPARK

Hits: 17

Rapat kerja penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Geopark dilaksanakan di Belitung Propinsi Bangka Belitung pada tanggal 31 Juli – 2 Agustus 2019. Raker ini bertujuan membangun pemahaman bersama dan meningkatkan kerjasama para pemangku kepentingan dalam penyusunan rancangan awal RAN. sesuai Peraturan Presiden nomer 9 tahun 2019 tentang pengembangan taman bumi (Geopark). Perpres tersebut pada pasal 21, mengamanatkan perlunya Rencana RAN Geopark yang terintegrasi dengan SDG’s. Rapat kerja nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung H Sahani Saleh.


Sementara itu Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan, Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional, Ir. Josephat Rizal Primana mangatakan rapat kerja sangat penting dilaksanakan, karena selama ini belum ada perencanaan bagaimana membangun geopark, bagaimana design geopark. RAN dimaksudkan sebagai design besar dari pembangunan geopark seluruh Indonesia. Kedepan diharapkan ada acuan standar-standar seperti apa yang harus ditonjolkan untuk mengembangkan geosite, beserta arah pengembangannya. Beliau menambahkan, setidaknya ada tiga hal penting dalam pembangunan geosite yang perlu di perhatikan agar pembangunan geosite kedepan dapat berjalan lebih baik. Yaitu; Pertama adalah bagaimana standar dalam pembangunan geopark, yang kedua bagaimana standar mengenai pengaturan kelembagaan, dan yang ke tiga adalah standar inisiatif keuangan untuk geopark.
Geopark Indonesia diharapkan dapat menjadi world class geopark; yaitu Geopark yang telah mampu memenuhi standar internasional yang dalam hal ini disebut UNESCO Global Geopark. Area yg dinilai untuk menjadi Unesco Geopark adalah : pertama menjalankan 4 Dasar Pengembangan Geopark , kedua mengembangkan 10 Fokus Area Pengembangan, ketiga menjalankan Fungsi Sustainable Development Goals, dan keempat memenuhi Kriteria Self Asessment sesuai Standar UNESCO.