Revitalisasi Perpustakaan Desa

Hits: 2

Paparan Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul dalam acara Sosialisasi Arah Kebijakan Revitalisasi Perpustakaan Desa

Sejalan dengan Visi Pemkab Gunungkidul untuk Mewujudkan Gunungkidul sebagai Daerah Tujuan Wisata Termuka dan Berbudaya, menuju Masyarakat yang Berdaya Saing, Maju, Mandiri, dan Sejahtera Tahun 2021, yang kemudian dijabarkan ke dalam Misi yang ke dua yakni Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia, diperlukan dukungan dari seluruh stakheholders, termasuk Desa, untuk dapat sesegera mungkin mencapai visi misi tersebut. Dengan demikian  program dan kegiatan di Desa harus sejalan dan mendukung Visi-Misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Dengan berlakunya Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa, terbuka peluang bagi Desa untuk berinovasi dan berkreasi sesuai dengan potensi masing-masing. Salah satu bidang yang dapat dikembangkan di Desa adalah Perpustakaan Desa, yang diharapkan dapat membangun dan mengembangkan linkage/keterkaitan antara perkembangan bidang pariwisata sebagai lokomotif utama pembangunan dengan sektor pendukung lainnya (pertanian dalam arti luas, UKM/IKM, keuangan mikro, dan sebagainya), termasuk upaya penangulangan kemiskinan yang menjadi perhatian utama pemerintah saat ini. Demikian materi yang dipaparkan Kepala Bappeda Kab. Gunungkidul pada acara Sosialisasi Arah Kebijakan Revitalisasi Perpustakaan Di Gunungkidul, yang diselenggarakan di Bangsal Sewoko Projo, Jumat, 7 Desember 2018, dan menghadirkan seluruh kepala desa di Gunungkidul dan perangkat daerah terkait.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Drs. Ali Ridlo, MM. menyampaikan bahwa sebagaimana amanat Undang –Undang No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, dan dijabarkan ke dalam PP No. 24 tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 43 tahun 2007, khususnya pasal 51, menyebutkan bahwa Setiap Penyelenggaran Perpustakaan Desa/Kelurahan wajib berpedoman pada Standar Nasional Perpustakaan Desa/Kelurahan, sehingga hal ini harus dapat dipedomani. Juga mengingat peran penting Sumber Daya Manusia dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di desa, diharapkan agar inovasi yang akan dilaksanakan di Desa bisa berfokus pada upaya peningkatan kualitas dan kapasitas SDM, serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi seluruh bidang yang ada. Jangan sampai pembangunan perdesaan hanya berfokus pada masalah infrastruktur, mengingat daya saing SDM adalah kunci untuk dapat bersaing di era globalisasi dan kemajuan Teknologi Informasi. Harapannya, semua inovasi dan program kegiatan yang ada di Desa dapat dimuat pada website desa masing-masing melalui Sistem Informasi Desa SIDA SAMEKTA dan SIKAB GUMREGAH yang disediakan Pemkab Gunungkidul. Kedepan SIDA SAMEKTA dan SIKAB GUMREGAH akan semakin berkembang, bermanfaat, dan terintegrasi dengan berbagai sistem informasi yang dikembangkan seluruh stakeholders penyelengaraan pemerintahan. (NS)