SEMINAR IMPLEMENTASI SDGs (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) BERSPEKTIF DISABILITAS DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Hits: 9

Gunungkidul, 28 November 2018.

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan membutuhkan peran serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk penyandang disabilitas.  Terkait hal tersebut, Bappeda Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan Forum Penguatan Hak-Hak Disabilitas DI. Yogyakarta menyelengarakan seminar Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Berspektif Disabilitas, bertempat di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Kab. Gunungkidul, Selasa, 27 November 2018 (27/02/2018).

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Sosial, dra. Siwi Iriyanti, M.Si, mewakili Bupati Gunungkidul. Dalam sambutan yang dibacakan, Bupati  mengapresiasi terselenggaranya seminar dan menyatakan bahwa penyandang disabilitas di Gunungkidul selama ini juga telah berperan konkrit dan positif dalam banyak program dan kegiatan. Sementara Ketua Forum Penguatan Hak-Hak Disabilitas,  Suryaningsih, menyatakan bahwa SDGs merupakan konsesus yang disepakati secara global dan harus ditindaklanjuti pada ranah kebijakan dan implementasi, serta perspektif disabilitas penting agar semangat “no one left behind” dapat terwujud. Sebagai nara sumber seminar adalah Kepala Bappeda. Sri Suhartanta, S.IP, M.Si, Peneliti IRE Yogyakarta Titok Haryanto, dan Dr. Arni Surwanti, M.Si Koordinator FPHPD (Forum Penguantan Hak – hak Penyandang Disabilitas) dengan moderator Suryatiningsih BL, SH dari CIQAL (Center For Improving Qualified Activities In Life Of People With Disabilities). Kepala Bappeda menyampaikan upaya-upaya Pemkab Gunungkidul untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan penyandang disabilitas dan secara paradigma Kabupaten Gunungkidul  mengupayakan pendekatanan “right based” bukan lagi bersifat karitatif. Sementara Titok mendorong penyandang disabilitas agar berani menyuarakan kepentingan mereka sejak level desa.